MANADO AKTUAL || Wakil Bupati Minahasa Selatan, Brigjen TNI (Purn.) Theodorus Kawatu, S.IP., menghadiri Upacara Penutupan Pendidikan Pertama Bintara Infanteri (IF) TNI Angkatan Darat Gelombang II Tahun Anggaran 2025 yang dirangkaikan dengan Pendidikan Pembentukan Bintara TNI Angkatan Darat Gelombang II Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh semangat. (7/12/26)
Upacara ini menjadi momentum penting yang menandai berakhirnya tahapan pendidikan dasar sekaligus awal pengabdian para Bintara TNI AD dalam mengemban tugas dan tanggung jawab menjaga kedaulatan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Proses pendidikan yang telah dilalui diharapkan mampu membentuk prajurit yang profesional, disiplin, dan berjiwa Sapta Marga.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus, S.IP., menyampaikan bahwa para Bintara yang dilantik merupakan prajurit-prajurit pilihan yang telah ditempa secara fisik, mental, dan ideologi kebangsaan. Ia menekankan pentingnya menjunjung tinggi Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI dalam setiap pelaksanaan tugas.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Irdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Esy Suharto, Danrindam XIII/Merdeka Brigjen TNI Wempi Ramandei, Kepala Kelompok Staf Ahli (Kapoksahli) Kodam XIII/Merdeka Brigjen TNI Saptono Syiwarudi, serta seluruh jajaran Kodam XIII/Merdeka.
Usai upacara, Wakil Bupati Minahasa Selatan Brigjen TNI (Purn.) Theodorus Kawatu, S.IP. menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya kepada para Bintara yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan.
“Penutupan pendidikan ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi titik awal pengabdian para Bintara TNI Angkatan Darat kepada bangsa dan negara. Saya berharap seluruh prajurit yang dilantik dapat menjalankan tugas dengan penuh disiplin, loyalitas, serta menjunjung tinggi kehormatan TNI dan NKRI,” ujar Kawatu.
Menurutnya, TNI memiliki peran strategis tidak hanya dalam menjaga pertahanan dan keamanan negara, tetapi juga sebagai mitra pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas, persatuan, serta mendukung pembangunan nasional.
“Sinergi antara TNI dan pemerintah daerah harus terus diperkuat demi menjaga keamanan, ketertiban, serta memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa,” tambahnya.
Dengan berakhirnya pendidikan ini, para Bintara TNI Angkatan Darat diharapkan siap ditempatkan di berbagai satuan dan mampu mengimplementasikan ilmu serta keterampilan yang telah diperoleh selama pendidikan untuk pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara.
