MINAHASA SELATAN – Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, S.H., secara langsung memimpin dan menghadiri entry meeting pemeriksaan laporan keuangan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Minahasa Selatan untuk Tahun Anggaran 2025. Kegiatan strategis ini berlangsung di Kantor Bupati Minahasa Selatan pada Selasa, 14 April 2026.
Pertemuan awal ini menandai dimulainya rangkaian audit profesional yang dilakukan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Drs. Harly Weku & Priscilia. Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan dalam menjamin transparansi, akuntabilitas, serta penerapan tata kelola keuangan yang sehat pada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), khususnya di sektor pelayanan air bersih.
Dalam sambutannya, Bupati Franky Donny Wongkar, S.H., menekankan urgensi akurasi data dan pentingnya sikap kooperatif dari seluruh jajaran manajemen PDAM selama proses pemeriksaan berlangsung.
“Pemeriksaan ini bukan sekadar formalitas, melainkan instrumen vital untuk memberikan opini atas kewajaran informasi keuangan yang disajikan. Saya berharap hasil audit ini dapat menjadi bahan evaluasi konstruktif guna meningkatkan kualitas pelayanan air bersih bagi masyarakat Minahasa Selatan,” tegas Bupati Wongkar.
Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan, bersama jajaran Direksi dan karyawan PDAM, menyatakan kesiapan penuh untuk menerima Tim Pemeriksa dari KAP Drs. Harly Weku & Priscilia. Komitmen tersebut mencakup penyediaan seluruh data, dokumen, dan informasi yang diperlukan sesuai dengan ketentuan regulasi dan batas waktu yang telah ditetapkan.
Turut hadir dalam entry meeting tersebut antara lain:
- Tim Pemeriksa KAP Drs. Harly Weku & Priscilia:
- Bapak Harly Weku, CPA (Penanggung Jawab)
- Ibu Priscilia Weku (Anggota)
- Ibu St. Salma Rela (Anggota)
- Ibu Herlina Lusu (Anggota)
- Jajaran Direksi PDAM Minahasa Selatan.
- Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama serta perangkat daerah terkait di lingkungan Pemkab Minahasa Selatan yang membidangi fungsi pengawasan dan keuangan.
Dengan dilaksanakannya audit ini, diharapkan kinerja keuangan PDAM Minahasa Selatan semakin prima, sehingga mampu mendukung keberlanjutan layanan publik yang prima bagi warga kabupaten setempat.
