Minahasa Selatan – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ongkaw 2 resmi beroperasi setelah diresmikan oleh Wakil Bupati Minahasa Selatan, Theodorus Kawatu. Peresmian ini diawali dengan ibadah yang dipimpin oleh Jerry Polii, Gembala GPdI Victory Ongkaw, dalam suasana penuh syukur dan kebersamaan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh perwakilan Yayasan Mulia Berkah Gemilang Susan Lidya Lumi, unsur TNI yang mewakili Dandrem 131/Santiago yakni Mayor Inf. Reko Mulyadi, Kepala Dinas Pangan Inge Tengok, SH., Camat Sinonsayang Manuel Salem, S.Pd., Kapus Sinonsayang dr. V. Maramis, Kapolsek Iptu Maxi Sarijoan, serta jajaran pemerintah daerah, Hulum Tua Donal, kepa-kepala sekolah, tokoh agama, dan masyarakat.
SPPG Ongkaw 2 hadir untuk melayani pemenuhan gizi bagi pelajar di lima desa, yakni Desa Blongko, Desa Boyong Pante Dua, Desa Tiniawangko, Desa Aergale, dan Desa Tanamon Induk. Program ini menjangkau total 1.124 penerima manfaat yang terdiri dari:
- TK/RA: 5 sekolah
- SD/MI: 5 sekolah
- SMP/MTs: 3 sekolah
- SMA/MA: 1 sekolah
Dalam operasionalnya, SPPG Ongkaw 2 didukung oleh 33 staf dan relawan, terdiri dari 3 staf BGN dan 30 relawan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Theodorus Kawatu menegaskan bahwa kehadiran SPPG Ongkaw 2 merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi yang baik.
“Program ini sangat strategis karena menyentuh langsung kebutuhan dasar anak-anak kita. Gizi yang baik akan melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan siap membangun daerah ke depan,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk menjaga keberlanjutan program ini dengan semangat kebersamaan. “Mari kita bekerja sama, saling menopang, bukan saling menjatuhkan. Keberhasilan program ini adalah keberhasilan kita bersama,” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan Yayasan Mulia Berkah Gemilang, Susan Lidya Lumi, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah daerah dan masyarakat dalam mewujudkan operasional SPPG Ongkaw 2.
“Kami percaya bahwa kolaborasi adalah kunci utama. Kehadiran SPPG ini bukan hanya sekadar program, tetapi gerakan bersama untuk memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi yang layak,” ungkapnya.
Ia berharap keberadaan SPPG Ongkaw 2 dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesehatan dan kualitas pendidikan di wilayah tersebut. SPPG ini juga telah bekerja sama dengan KopDes Merah Putih desa Ongkaw 2 untuk memenuhi semua kebutuhan SPPG.
Kepala SPPG Ongkaw 2, Evert Johanis, dalam kesempatan tersebut mengingatkan pentingnya dukungan semua pihak demi kelancaran program. Ia juga mengutip pesan inspiratif Presiden Prabowo Subianto:
“Kalau tidak bisa bantu banyak orang, bantulah beberapa orang. Kalau masih belum bisa, bantulah satu orang. Jika masih belum bisa, minimal jangan menyulitkan apalagi menyakiti orang lain.”
Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi lintas sektor, SPPG Ongkaw 2 diharapkan menjadi motor penggerak dalam peningkatan gizi masyarakat, khususnya bagi generasi muda di Minahasa Selatan.
