Minahasa Selatan — Semangat pelayanan yang tinggi ditunjukkan oleh Panitia Indonesia Menyembah 2026 Chapter Minahasa Selatan Bawah, khususnya Kelompok Satu, dalam kegiatan penggalangan dana yang dikemas melalui live music rohani di Kios K7.
Kegiatan tersebut berlangsung meriah, penuh sukacita, serta menghadirkan suasana ibadah yang hangat dan menyentuh hati. Tidak sekadar menjadi ajang pengumpulan dana, acara ini juga menjadi wadah pelayanan yang membawa berkat bagi banyak orang yang hadir.
Melalui pujian dan penyembahan yang dinaikkan, para pelayan dan pengunjung merasakan atmosfer rohani yang kuat. Antusiasme masyarakat terlihat jelas, baik dalam menikmati sajian musik rohani maupun dalam partisipasi aktif mendukung kegiatan tersebut.
Jecky Emes Salah satu perwakilan panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini lahir dari kerinduan untuk terus melayani Tuhan dengan apa yang dimiliki.
“Kami percaya, pelayanan bukan soal besar kecilnya yang kita punya, tetapi tentang hati yang mau dipakai Tuhan. Lewat kegiatan ini, kami ingin menghadirkan sukacita dan membawa berkat bagi banyak orang,” ujarnya.
Kelompok Satu menunjukkan bahwa keterbatasan bukan menjadi halangan untuk terus berkarya dan melayani. Dengan kekompakan serta semangat yang tinggi, mereka mampu menghadirkan kegiatan yang berdampak, tidak hanya secara finansial tetapi juga secara spiritual.
Panitia turut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pihak Kios K7 yang telah memberikan dukungan penuh dengan memfasilitasi tempat kegiatan.
“Kami sangat berterima kasih kepada Owner Kios K7 yang telah membuka ruang bagi kami untuk melayani. Ini menjadi bukti bahwa ketika kita saling mendukung, maka berkat Tuhan bisa dirasakan bersama,” ungkap panitia.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian persiapan menuju Indonesia Menyembah 2026, dengan harapan semakin banyak jiwa yang dijangkau dan diberkati melalui pelayanan pujian dan penyembahan.
“Harapan kami, melalui setiap pujian yang dinaikkan, ada hati yang dipulihkan, dikuatkan, dan semakin dekat dengan Tuhan,” tutup panitia.
