JAKARTA – Wakil Bupati Minahasa Selatan, Theodorus Kawatu, melaksanakan kunjungan kerja ke Kementerian Pertanian Republik Indonesia di Jakarta, Jumat (13/3/2026). Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian RI, Suwandi.
Dalam kunjungan tersebut, Wakil Bupati didampingi oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Minahasa Selatan, Frangky Tangkere, S.P., M.Si. Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan untuk memperkuat sinergi serta meningkatkan koordinasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, khususnya dalam pengembangan sektor pertanian yang menjadi salah satu sektor strategis penopang pertumbuhan ekonomi daerah.
Wakil Bupati menyampaikan bahwa sektor pertanian memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani di Minahasa Selatan.
“Kunjungan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pertanian, guna mendorong pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Minahasa Selatan agar semakin maju dan produktif,” ujar Kawatu.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian RI atas dukungan serta fasilitasi yang telah diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan.
Ia menjelaskan bahwa dukungan tersebut sangat membantu dalam memperlancar serta mempercepat proses administrasi terkait pengusulan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), termasuk berbagai kebutuhan teknis maupun nonteknis yang berkaitan dengan pengelolaan lahan serta sistem irigasi pertanian.
“Kami menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan dari Kementerian Pertanian, khususnya dalam membantu proses pengusulan bantuan alsintan dan berbagai kebutuhan sektor pertanian lainnya bagi Kabupaten Minahasa Selatan,” tambahnya.
Diharapkan melalui dukungan tersebut, upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian dapat semakin optimal, sekaligus mempercepat terwujudnya swasembada pangan serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi para petani di Kabupaten Minahasa Selatan.
