Minahasa Selatan – Wakil Bupati Minahasa Selatan, Brigjen TNI (Purn) Theodorus Kawatu, S.IP., meninjau langsung kegiatan pemangkasan pohon di sepanjang jalur jalan Pinamorongan–Wuwuk, Kecamatan Tareran, Jumat (6/3/2026).
Kegiatan ini mengusung tema “Konvergensi Mitigasi Potensi Bencana Pohon Tumbang” sebagai upaya pencegahan terhadap potensi bahaya pohon tumbang yang dapat mengancam keselamatan masyarakat dan pengguna jalan.
Program tersebut merupakan inisiatif bersama antara PLN, Pemerintah Kecamatan Tareran, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Minahasa Selatan.
Dalam peninjauan tersebut, Wakil Bupati didampingi oleh Kepala Pelaksana BPBD Minsel Thorie Joseph, Camat Tareran Hizkia Kondoj, S.Sos., Sekretaris Kecamatan Christian Karamoy, S.E., serta para Hukum Tua Desa Pinamorongan, Wuwuk, dan Wuwuk Barat bersama perangkat desa masing-masing.
Wakil Bupati Theodorus Kawatu menjelaskan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan keselamatan masyarakat, khususnya para pengguna jalan yang melintas di wilayah Kecamatan Tareran.
“Pemangkasan pohon di sepanjang jalur ini merupakan langkah mitigasi yang sangat penting untuk meminimalisir potensi bencana pohon tumbang, terutama saat terjadi angin kencang atau cuaca ekstrem yang dapat membahayakan pengguna jalan,” ujar Kawatu.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut, termasuk PLN, BPBD, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa yang telah bekerja sama dalam upaya pencegahan bencana.
Selain itu, Wakil Bupati juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya para pengguna jalan yang aktivitasnya sempat terganggu selama proses pemangkasan pohon berlangsung.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan, kami memohon maaf kepada para pengguna jalan apabila kegiatan ini sedikit menghambat aktivitas berkendara. Namun hal ini dilakukan demi keselamatan bersama,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan potensi risiko pohon tumbang di jalur Pinamorongan–Wuwuk dapat diminimalisir sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih aman dan nyaman.
