Minahasa Selatan – Wakil Bupati Minahasa Selatan, Brigjend TNI (Purn) Theodorus Kawatu, SIP., menghadiri Ibadah Syukur Hari Ulang Tahun ke-80 Desa Powalutan yang berlangsung penuh khidmat dan sukacita. Kegiatan tersebut menjadi momentum refleksi dan ucapan syukur atas penyertaan Tuhan bagi perjalanan panjang Desa Powalutan hingga memasuki usia delapan dekade. (27/2/26)
Ibadah dipimpin oleh Pdt. Meitha Mailangkay, M.Th yang dalam khotbahnya mengangkat kisah perjalanan Bangsa Israel menuju Tanah Kanaan yang dihalangi oleh suku Amalek. Ia menekankan bahwa kemenangan Bangsa Israel tidak lepas dari kekuatan doa dan kepercayaan penuh kepada Tuhan.
“Bangsa Israel menghadapi tantangan besar, tetapi mereka mengandalkan Tuhan dalam setiap pergumulan. Kekuatan doa menjadi penopang utama. Hal ini patut menjadi teladan bagi masyarakat Powalutan dalam menjalani kehidupan dan membangun desa,” ujar Pdt. Meitha.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa melibatkan Tuhan dalam setiap aktivitas. “Saat memulai pekerjaan dan saat mengakhirinya, harus selalu disertai dengan doa. Dengan demikian, setiap langkah kehidupan akan diberkati,” tambahnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Ranoyapo Jendry Umboh, S.Pd., Kapolsek Ranoyapo Iptu Denny Wola, Hukum Tua Desa Powalutan Ibu Maria Tambayong, serta Ketua Panitia Ari Sumangkut, bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga Desa Powalutan.
Dalam sambutannya mewakili Bupati Minahasa Selatan, Wakil Bupati Theodorus Kawatu menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat ulang tahun kepada seluruh masyarakat Desa Powalutan.
“Atas nama Bupati dan Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan, kami mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun ke-80 Desa Powalutan. Kiranya di usia yang semakin matang ini, Desa Powalutan terus bertumbuh menjadi desa yang maju, mandiri, dan sejahtera,” ujar Kawatu.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan dan kebersamaan dalam membangun desa. “Perjalanan 80 tahun bukanlah waktu yang singkat. Banyak tantangan yang telah dilewati. Mari kita terus mengandalkan Tuhan dalam setiap perencanaan dan pelaksanaan pembangunan, sehingga apa yang kita kerjakan membawa berkat bagi generasi saat ini dan yang akan datang,” tambahnya. Wabup Kawatu menceritakan pengalamannya di era tahun 1970-an diajak orang tua mengunjungi perkebunan milik keluarga di desa Powalutan dan Mopolo yang memakai roda sapi untuk melintas di kedua desa ini.
Sementara itu, Hukum Tua Desa Powalutan, Maria Tambayong, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan seluruh elemen masyarakat.
“Puji Tuhan, Desa Powalutan boleh memasuki usia ke-80 tahun. Ini semua karena kasih dan penyertaan Tuhan serta kerja sama panitia dan seluruh masyarakat. Kami berkomitmen untuk terus membangun desa dengan semangat kebersamaan dan pelayanan,” ungkapnya. Ucapan terima kasih disampaikan juga untuk Wakil Bupati yang berkesempatan hadir pada kegiatan hari ini
Perayaan HUT ke-80 Desa Powalutan ini berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan, menjadi momentum mempererat persatuan sekaligus memperkuat komitmen membangun desa yang berlandaskan iman dan kebersamaan.
