Oplus_131072
Minsel, ManadoAktual.Online — Di Pantai Desa Kapitu, Kecamatan Amurang Barat, digelar kegiatan laporan program sekaligus peletakan batu pertama pembangunan Desa Ekowisata Kapitu, yang dihadiri Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, S.H. Jumat 27 Februari 2026
Sebagai titik awal pembangunan fasilitas pendukung, kawasan ini dirancang untuk mendorong pemberdayaan masyarakat pesisir dan memperkuat pariwisata berbasis lingkungan. Dengan demikian, peletakan batu pertama menandai dimulainya pembangunan fisik yang ditargetkan jadi model pengelolaan wisata berbasis komunitas di Kabupaten Minahasa Selatan.
Dukungan pendanaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Cargill Indonesia mendapatkan apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan. Wujudnya adalah rehabilitasi terumbu karang seluas 1.025 meter persegi, penanaman mangrove sebanyak 2.000 pohon di area pesisir seluas kurang lebih 500 meter persegi, serta pembersihan Pantai Desa Kapitu dan pengadaan sistem penjemputan sampah.
Selain itu, dukungan pembangunan fasilitas Desa Ekowisata Kapitu dari Pemerintah Jerman melalui Global Nature Fund juga mendapat apresiasi. Penghargaan juga diberikan kepada Manengkel Solidaritas yang berperan aktif dalam mendampingi dan memfasilitasi kegiatan, termasuk dukungan pengawasan melalui Kelompok Masyarakat Pengawas Kapitu, bantuan peralatan kerja bagi BUMDes dan pengelolaan mangrove, serta alat kebersihan pantai.
Komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan untuk mendorong pembangunan berkelanjutan yang menyeimbangkan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi ditegaskan. Melalui keterlibatan langsung sebagai pelaku utama, pengembangan Desa Ekowisata Kapitu diharapkan tidak hanya menjaga ekosistem pesisir tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut adalah Ibu Pendeta Meygie Torar-Mundung, M.Th., Ketua Badan Pekerja Majelis Jemaat GMIM Kalvari Kapitu; para pejabat pimpinan tinggi pratama; jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan; perwakilan PT Cargill Indonesia Amurang; Perkumpulan Manengkel Solidaritas; Pemerintah Kecamatan Amurang Barat; Pemerintah Desa Kapitu; serta tamu undangan lainnya seperti tokoh agama, tokoh masyarakat, BPD, BUMDes, kelompok masyarakat pengawas, kelompok mangrove, dan kelompok sadar wisata.
