RAANAN BARU – Wakil Bupati Minahasa Selatan, Brigjen TNI (Purn.) Theodorus Kawatu, S.IP., yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Minahasa Selatan, melayat ke rumah duka atas meninggalnya almarhum Jansry Verry Wowor, tokoh masyarakat sekaligus kader dan pengurus PDI Perjuangan di Desa Raanan Baru, pada Senin, 19 Oktober 2026.
Kehadiran Wakil Bupati Theo Kawatu di rumah duka merupakan ungkapan belasungkawa sekaligus bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum yang semasa hidupnya telah mengambil bagian dalam kehidupan bermasyarakat serta perjuangan dan pengabdian bersama PDI Perjuangan.
Kepergian almarhum Jansry Verry Wowor menjadi kehilangan bagi keluarga, kerabat, masyarakat, serta keluarga besar PDI Perjuangan, khususnya di wilayah Raanan Baru.
Dalam suasana penuh dukacita, Theo Kawatu menyampaikan ungkapan turut berbelasungkawa yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan. Ia berharap keluarga senantiasa mendapatkan penghiburan dan kekuatan dari Tuhan Yang Maha Kuasa dalam menghadapi masa-masa sulit ini.
“Kiranya Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan penghiburan, kekuatan, ketabahan, serta damai sejahtera kepada seluruh keluarga yang berduka. Semoga kasih dan penyertaan Tuhan selalu menguatkan keluarga dalam melewati hari-hari yang penuh kesedihan ini.”
Segala amal bakti, pengabdian, dan jasa almarhum semasa hidup diharapkan tetap dikenang sebagai bagian dari perjalanan hidup yang memberikan makna bagi keluarga, kerabat, dan masyarakat.
Bagi keluarga besar PDI Perjuangan, kepergian almarhum juga menjadi momentum untuk mengenang kebersamaan, loyalitas, serta pengabdian yang telah diberikan selama menjadi bagian dari perjuangan partai.
Turut berdukacita atas meninggalnya Alm. Jansry Verry Wowor. Kiranya Tuhan Yang Maha Kuasa menerima segala amal bakti almarhum dan menganugerahkan penghiburan serta damai sejahtera bagi seluruh keluarga yang ditinggalkan.
Selamat jalan, pejuang dan petarung. Pengabdianmu akan tetap dikenang.
Tuhan memberikan penghiburan dan kekuatan bagi keluarga yang berduka.
