Minahasa Selatan – Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, menghadiri Sidang Terbuka Promosi Doktor Ilmu Pemerintahan yang diselenggarakan oleh Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Rabu, 4 Maret 2026, bertempat di Ruang Sidang Gedung Pascasarjana IPDN Cilandak, Jakarta Selatan.
Sidang terbuka tersebut merupakan agenda promosi doktor Bupati Minahasa Utara, Joune J. E. Ganda, dalam bidang Ilmu Pemerintahan. Momentum ini menjadi momen akademik penting yang dihadiri sejumlah kepala daerah dan tokoh nasional.
Kehadiran Bupati Minahasa Selatan dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan dan apresiasi terhadap peningkatan kapasitas serta kualitas sumber daya manusia di bidang pemerintahan, khususnya di lingkungan kepala daerah. Komitmen terhadap penguatan kompetensi dan tata kelola pemerintahan yang profesional terus menjadi perhatian dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Franky Donny Wongkar menyampaikan apresiasinya atas capaian akademik yang diraih.
“Saya menyampaikan selamat dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bupati Minahasa Utara atas capaian akademik ini. Promosi doktor bukan hanya sebuah prestasi pribadi, tetapi juga menjadi inspirasi bagi kami para kepala daerah untuk terus meningkatkan kapasitas, wawasan, dan kompetensi dalam menjalankan pemerintahan. Semoga ilmu yang diperoleh semakin memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat dan mendorong tata kelola pemerintahan yang semakin baik,” ujar Bupati.
Sidang terbuka tersebut dipimpin langsung oleh Rektor IPDN, Halilul Khairi, selaku Ketua Sidang, bersama jajaran civitas akademika IPDN.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Provinsi Sulawesi Utara Periode 2016–2025, Olly Dondokambey, didampingi Ibu Rita M. Dondokambey-Tamuntuan; Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), Bursah Zarnubi, yang juga menjabat sebagai Bupati Lahat, Provinsi Sumatera Selatan; Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Utara, Novly Geret Wowiling, beserta jajaran; serta Direktur IPDN Sulawesi Utara, Arnold Poli.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat sinergi antar kepala daerah serta mendorong penguatan kapasitas akademik sebagai landasan dalam merumuskan kebijakan publik yang berbasis kajian ilmiah dan kebutuhan masyarakat.
