Talaitad Utara – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) “Maesaan’Ta” Desa Talaitad Utara berhasil memanen hasil program ketahanan pangan melalui usaha ternak babi. Pada panen awal ini, sebanyak 10 ekor babi berhasil dipanen dari program yang bersumber dari anggaran ketahanan pangan Desa Talaitad Utara Tahun 2025.
Panen tersebut menjadi bukti keberhasilan pengelolaan BUMDes dalam mengembangkan usaha produktif desa yang memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat. Terlebih saat ini harga jual daging babi di pasaran sedang cukup tinggi, sehingga usaha ternak tersebut dinilai memiliki potensi keuntungan yang besar.
Hukum Tua Desa Talaitad Utara, Kelly Langi, menjelaskan bahwa program ketahanan pangan melalui BUMDes ini merupakan salah satu upaya pemerintah desa untuk memanfaatkan anggaran desa secara produktif serta meningkatkan perekonomian masyarakat.
“Kami bersyukur karena program ketahanan pangan melalui BUMDes dapat berjalan dengan baik. Panen awal 10 ekor babi ini menjadi langkah awal yang positif dan diharapkan dapat terus berkembang sehingga memberikan manfaat bagi desa dan masyarakat,” ujar Kelly Langi.
Sementara itu, Ketua BUMDes “Maesaan’Ta”, Nixon Rorong, mengatakan bahwa pengelolaan ternak dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan perawatan dan manajemen usaha agar menghasilkan keuntungan yang optimal.
“Panen awal ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan usaha BUMDes. Melihat harga daging babi yang cukup baik di pasaran, kami optimistis usaha ini bisa memberikan keuntungan bagi BUMDes dan mendukung program ketahanan pangan desa,” jelas Nixon Rorong.
Dengan keberhasilan panen perdana ini, Pemerintah Desa Talaitad Utara berharap BUMDes “Maesaan’Ta” dapat terus berkembang dan menjadi salah satu penggerak ekonomi desa serta contoh pengelolaan usaha desa yang berhasil.
