MINAHASA SELATAN – Semangat gotong royong kembali ditunjukkan Pemerintah Desa Talaitad Utara bersama masyarakat dalam menghadapi bencana alam yang menyebabkan tertutupnya ruas jalan utama di wilayah desa tersebut.
Dipimpin langsung oleh Hukum Tua Talaitad Utara, Fadly K.R. Langi, ST, aparat desa bersama warga turun ke lokasi untuk melakukan pembersihan material longsor, tanah, dan pohon yang menutupi badan jalan sehingga mengganggu aktivitas masyarakat serta akses transportasi.
Menurut Fadly Langi, respon cepat dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab pemerintah desa dalam memastikan keselamatan serta kelancaran mobilitas warga.
“Begitu mendapat informasi adanya bencana alam yang menutup ruas jalan, kami langsung berkoordinasi dengan perangkat desa dan masyarakat untuk melakukan kerja bakti. Syukur, berkat kebersamaan dan semangat gotong royong, akses jalan dapat segera dibuka kembali,” ujar Langi.
Ia mengapresiasi seluruh masyarakat yang tanpa pamrih turut membantu proses pembersihan hingga kondisi jalan kembali dapat dilalui kendaraan dan warga.
“Ini adalah bukti bahwa budaya gotong royong masih sangat kuat di Talaitad Utara. Ketika menghadapi situasi darurat, masyarakat selalu hadir dan bekerja bersama demi kepentingan bersama,” tambahnya.
Sementara itu, Camat Suluun Tareran, Drs. Tonie Lantang, memberikan apresiasi atas langkah cepat yang dilakukan Pemerintah Desa Talaitad Utara dalam menangani dampak bencana alam tersebut.
Menurut Lantang, sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menghadapi berbagai persoalan yang terjadi di wilayah kecamatan.
“Saya memberikan apresiasi yang tinggi kepada Hukum Tua Fadly Langi beserta seluruh perangkat desa dan masyarakat Talaitad Utara yang bergerak cepat mengatasi dampak bencana alam. Semangat kebersamaan seperti ini patut dipertahankan dan menjadi contoh bagi desa-desa lainnya,” ungkap Lantang.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi menimbulkan bencana alam seperti longsor dan pohon tumbang.
Dengan kerja sama yang solid antara pemerintah desa dan masyarakat, proses penanganan bencana dapat berjalan dengan baik sehingga aktivitas warga kembali normal dan akses transportasi dapat digunakan sebagaimana mestinya.
