Kapoya, Suluun Tareran – Pemerintah Desa Kapoya terus memaksimalkan pemanfaatan Dana Desa Tahun Anggaran 2025 untuk pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat. Salah satu program yang sementara dilaksanakan adalah pembangunan talud di wilayah Jaga II Desa Kapoya.
Pembangunan talud tersebut memiliki panjang sekitar 40 meter dengan tinggi 1,5 meter. Infrastruktur ini dibangun untuk memperkuat struktur tanah, mencegah terjadinya longsor, serta melindungi lingkungan dan fasilitas masyarakat di sekitar lokasi.
Hukum Tua Desa Kapoya, Royke Slat, menjelaskan bahwa pembangunan talud merupakan salah satu kebutuhan prioritas masyarakat yang telah diusulkan dalam musyawarah desa dan direalisasikan melalui Dana Desa Tahun 2025.
“Pembangunan talud di Jaga II ini merupakan upaya pemerintah desa dalam menjaga keamanan lingkungan serta mengantisipasi potensi kerusakan akibat curah hujan yang tinggi. Kami berharap infrastruktur ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan,” ujar Slat.
Ia menambahkan bahwa Pemerintah Desa Kapoya berkomitmen mengelola Dana Desa secara transparan dan tepat sasaran sesuai kebutuhan masyarakat.
“Setiap program yang dilaksanakan berasal dari aspirasi masyarakat dan bertujuan meningkatkan kualitas hidup warga. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan memelihara hasil pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam waktu yang lama,” tambahnya.
Dengan adanya pembangunan talud sepanjang 40 meter tersebut, masyarakat Jaga II diharapkan memperoleh perlindungan yang lebih baik dari ancaman erosi maupun longsor, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, dan tertata dengan baik.
