Tareran – Di tengah guyuran hujan deras, Wakil Bupati Minahasa Selatan, Theodorus Kawatu, tetap turun langsung meninjau kegiatan pemangkasan pohon di ruas Jalan Pinamorongan–Wuwuk, jalur trans Tumpaan–Kawangkoan, Kamis (11/6/2026).
Kedatangan Wabup disambut langsung oleh Hizkia Kondoj bersama Sekretaris Kecamatan Dani Karamoy dan Kapolsek Tareran Harto Tutu. Kehadiran orang nomor dua di Minahasa Selatan itu menjadi suntikan semangat bagi para perangkat desa yang tetap bekerja meski cuaca kurang bersahabat.
Kegiatan pemangkasan pohon melibatkan seluruh perangkat desa dari 13 desa di Kecamatan Tareran, staf Kecamatan Tareran, personel Polsek Tareran, serta Babinsa yang bertugas di wilayah kecamatan. Aksi gotong royong tersebut difokuskan pada pohon-pohon yang berpotensi tumbang dan membahayakan pengguna jalan, terutama saat musim hujan dan angin kencang.
Wakil Bupati Theo Kawatu mengapresiasi kekompakan seluruh unsur pemerintah dan masyarakat yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
“Saya memberikan apresiasi kepada seluruh perangkat desa, jajaran Kecamatan Tareran, TNI-Polri, dan semua pihak yang tetap bekerja di tengah hujan demi keselamatan masyarakat. Kegiatan seperti ini harus terus dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan upaya mencegah terjadinya bencana akibat pohon tumbang,” ujar Theo Kawatu.
Ia menegaskan bahwa kegiatan korvei lintas sektor merupakan bagian dari instruksi pemerintah yang harus dilaksanakan secara berkelanjutan untuk menjaga kebersihan, kesehatan, dan keselamatan lingkungan.
Sementara itu, Camat Tareran Hizkia Kondoj menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi lintas sektor yang selama ini terus dibangun di Kecamatan Tareran.
“Kami bersyukur seluruh desa, perangkat desa, TNI, Polri, dan pemerintah kecamatan dapat bekerja bersama dalam semangat gotong royong. Pemangkasan pohon ini dilakukan untuk mengantisipasi risiko pohon tumbang yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat maupun pengguna jalan,” kata Kondoj.
Diketahui, korvei lintas sektor yang dilaksanakan setiap Selasa dan Jumat merupakan tindak lanjut instruksi pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri yang mendorong seluruh jajaran pemerintah, mulai dari tingkat provinsi hingga desa, bersama instansi terkait untuk melaksanakan gerakan gotong royong secara serentak guna menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan aman bagi masyarakat.
Kegiatan di ruas Jalan Raya Tareran tersebut berlangsung dengan lancar hingga selesai, meskipun hujan terus mengguyur lokasi pekerjaan. Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap keselamatan masyarakat menjadi bukti nyata kuatnya sinergi antarinstansi di Kecamatan Tareran.
