Senin, 18 Mei 2026, Wakil Bupati Minahasa Selatan, Brigjen TNI (Purn.) Theodorus Kawatu, S.I.P., mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan pembahasan Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik Pengawasan Obat dan Makanan serta sosialisasi penyelenggaraan Jaminan Produk Halal.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga stabilitas inflasi, meningkatkan pengawasan terhadap obat dan makanan, serta memastikan implementasi jaminan produk halal yang berkualitas dan terpercaya bagi masyarakat Indonesia.
Rapat koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Muhammad Tito Karnavian, yang memberikan arahan terkait langkah-langkah strategis pemerintah dalam pengendalian inflasi daerah serta pentingnya kolaborasi lintas sektor guna menjaga pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Turut hadir sebagai narasumber, Amalia Adininggar Widyasanti selaku Kepala Badan Pusat Statistik Republik Indonesia, yang memaparkan kondisi dan perkembangan data inflasi nasional serta strategi penguatan data statistik dalam mendukung kebijakan pemerintah. Selain itu, hadir pula I Gusti Ketut Astawa yang menyampaikan materi terkait ketahanan pangan, stabilisasi harga kebutuhan pokok, serta langkah-langkah konkret dalam menjaga ketersediaan pangan di daerah.
Wakil Bupati Minahasa Selatan, Brigjen TNI (Purn.) Theodorus Kawatu, S.I.P., menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan terus mendukung berbagai kebijakan strategis pemerintah pusat, khususnya dalam pengendalian inflasi dan penguatan ketahanan pangan daerah.
“Koordinasi yang baik antara pemerintah pusat dan daerah sangat penting untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, meningkatkan pengawasan terhadap produk yang beredar di masyarakat, serta memastikan pelayanan yang maksimal bagi masyarakat,” ujar Wakil Bupati.
Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun koordinasi yang semakin kuat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menghadapi tantangan ekonomi, menjaga stabilitas harga, serta memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik bagi masyarakat Indonesia.
