TARERAN – Kejuaraan Sepak Bola Antar Desa se-Kecamatan Tareran dan Suluun Tareran, YOEL CUP 2, resmi berakhir dengan mempertemukan Rumoong Atas 2 melawan Wiau Lapi pada partai final yang digelar di Lapangan Desa Wiau Lapi Barat.
Laga puncak berlangsung sengit dan penuh tensi tinggi. Kedua tim saling menampilkan permainan terbaiknya sepanjang waktu normal hingga tidak ada gol yang tercipta. Skor tetap bertahan 0-0 sampai berakhirnya pertandingan dan dilanjutkan ke babak tambahan waktu. (7/6/2026)
Karena masih belum ada gol yang tercipta, pertandingan akhirnya harus ditentukan melalui adu penalti. Dalam momen penentuan tersebut, Rumoong Atas 2 tampil lebih tenang dan berhasil keluar sebagai pemenang sekaligus mengukuhkan diri sebagai Juara YOEL CUP 2.
Final YOEL CUP 2 turut mendapat perhatian berbagai pihak. Hadir dalam pertandingan tersebut perwakilan Pelatih Persminsel, unsur Polsek Tareran, serta perutusan dari Danramil Tumpaan-Tareran yang ikut menyaksikan jalannya laga hingga selesai.
Ketua Panitia YOEL CUP 2, Christian Aseng, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh tim peserta yang telah berpartisipasi serta menjunjung tinggi sportivitas selama turnamen berlangsung.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim yang telah ambil bagian dalam YOEL CUP 2. Turnamen ini dapat berjalan dengan baik berkat dukungan semua pihak, pemain, official, sponsor, aparat keamanan, dan masyarakat pecinta sepak bola,” ujar Aseng.
Sementara itu, Manajer Rumoong Atas 2, Budi Eka Saputra, mengaku bersyukur atas keberhasilan timnya meraih gelar juara. Ia menegaskan bahwa kemenangan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh elemen tim.
“Kemenangan ini adalah hasil kerja sama seluruh tim yang terlibat. Kami masih mujur hari ini karena berhadapan dengan tim yang sangat kuat, yaitu Wiau Lapi. Terima kasih kepada para pemain, pelatih, official, dan seluruh pendukung yang selalu memberikan semangat,” ungkap Budi.
Sepanjang pertandingan, suasana lapangan dipenuhi fanatisme dan dukungan luar biasa dari para pendukung kedua tim. Meski atmosfer pertandingan begitu panas dan penuh semangat, seluruh rangkaian laga berlangsung aman, tertib, dan sportif hingga peluit panjang dibunyikan.
Berakhirnya YOEL CUP 2 menjadi bukti bahwa sepak bola desa di wilayah Tareran dan Suluun Tareran terus berkembang serta mampu menjadi ajang pemersatu masyarakat sekaligus wadah pembinaan talenta-talenta muda di bidang olahraga.
