Minahasa Selatan, Kamis (29/1/2026) – Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, S.H., menghadiri sekaligus membuka secara resmi kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 Kecamatan Motoling Barat. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Kompleks Pasar Soko Raanan Baru I, Kecamatan Motoling Barat.
Musrenbang Kecamatan Motoling Barat menjadi forum strategis dan partisipatif untuk menjaring aspirasi masyarakat serta menyepakati usulan program pembangunan lintas desa yang akan diakomodasi dalam RKPD Kabupaten Minahasa Selatan. Forum ini merupakan bagian dari mekanisme perencanaan pembangunan bottom-up, dimulai dari tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten dan provinsi.
Dalam sambutannya, Bupati Franky Wongkar menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan wadah penting untuk memastikan setiap program pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Ia berharap seluruh usulan yang disampaikan dapat diselaraskan dengan prioritas pembangunan daerah serta memperhatikan prinsip pemerataan, keberlanjutan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Musrenbang harus menghasilkan rumusan program yang realistis, tepat sasaran, dan berdampak langsung bagi masyarakat. Dengan sinergi dan partisipasi semua pihak, kita optimistis Minahasa Selatan akan semakin maju dan sejahtera,” ujar Bupati.
Kegiatan tersebut dihadiri para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan. Turut hadir Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), yakni Camat Motoling Barat Tino Rumengan, S.I.K., bersama Ketua TP-PKK Kecamatan Motoling Barat Lady Grace Bella.
Selain itu, hadir pula Kapolsek Motoling AKP Betsi Lumi, Serda David Tumujju selaku Babinsa Motoling Barat yang mewakili Danramil 1302-17 Motoling, serta dr. Ivana Kontu, Kepala Unit Pelaksana Teknis Puskesmas Motoling Barat.
Musrenbang ini juga diikuti oleh para Hukum Tua se-Kecamatan Motoling Barat, Pendamping Desa, Tim Penggerak PKK, perwakilan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, perwakilan siswa, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan tokoh perempuan.
Melalui pelaksanaan Musrenbang RKPD Tahun 2027 Kecamatan Motoling Barat, diharapkan terbangun komitmen bersama antara pemerintah dan masyarakat dalam merumuskan arah pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat Minahasa Selatan.
